Penjaga Malam di Sibolga Lolos Dari Upaya Penikaman - Layar News

Penjaga Malam di Sibolga Lolos Dari Upaya Penikaman

Share This

Keterangan  Foto : Fersonil Polres Sibolga saat bersama Terduga Pelaku Penikaman

Sibolga  – Sawakuddin Tambunan, 32, yang kesehariannya bekerja sebagai penjaga malam di salah satu tangkahan di Kota Sibolga lolos dari maut setelah salah seorang temannya berupaya menikamnya dengan sebilah pisau. Sawakuddin warga Jalan Balam, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga ini kala itu berhasil mengelakkan tikaman mematikan dari temannya tersebut.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin menerangkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (22/8) dini hari lalu sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu Sawakuddin sedang berada di tangkahan tempatnya bekerja di Jalan Balam, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga. Tiba-tiba terduga pelaku berinisial DGS alias D, 40, wiraswasta, warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis mendatanginya dan meminta kunci warung karena dia mau minum. Tapi Sawakuddin menjawab bahwa kunci warung tersebut tidak ada sama dia dan sudah dibawa ke rumah mereka.

Mendengar jawaban itu, DGS merasa tidak senang dan seketika itu juga langsung mengambil pisau yang terselip dipinggangnya dan menusukkannya kearah dada Sawakuddin. Tapi beruntung, Sawakuddin berhasil menangkis tikaman DGS. Tapi DGS kembali menikamkan pisau yang ada digenggamannya tersebut kearah kepala Sawakuddin dan berhasil. Tapi tidak sampai tertancap dan menghilangkan nyawa, Sawakuddin saat itu juga berhasil menolak tubuh DGS lalu melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya.

“Setelah menerima laporan, Kapolsek Sibolga Selatan, Iptu Bremer Hulu, memerintahkan Unit Reskrim Polsek Sibolga Selatan untuk melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya, Kamis 24 Desember 2020 sekira pukul 11.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Sibolga Selatan berhasil mengamankan DGS,” kata Sormin, Minggu (3/1).

DGS kini sudah ditahan di Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polsek Sibolga Selatan. Dia diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) KUHPidana.

“Ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan,” tukas Sormin.(ril)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages