Gadaikan Septor Teman, Pencandu Narkoba ini Dicokok Polisi - Layar News

Gadaikan Septor Teman, Pencandu Narkoba ini Dicokok Polisi

Share This

Keterangan Foto : Pemuda saat diamankan oleh Personil Polres Sibolga 

Sibolga  – Pria ini kemungkinan tidak akan dipercaya orang lagi untuk meminjam. Buktinya, dipinjamkan sepeda motor (Septor) malah menggadaikannya kepada orang lain.

Pria yang berprofesi Nelayan ini berinisial APCP alias I, 32, tinggal di Jalan Gambolo, Kelurahan Pancuran Kerambil Sibolga, Kota Sibolga. Ia terbukti menggadaikan satu unit Septor temannya seharga Rp3,2 juta.

Ia dicokok Polisi atas kasus itu langsung dari rumahnya di Jalan Gambolo pada Rabu (20/1) lalu sekira pukul 10.30 WIB.

Septor temannya tersebut digadaikannya kepada seseorang di Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (3/1) sekira pukul 11.00 WIB atau sehari setelah temannya pemilik septor tersebut meminjamkannya atau tepatnya Sabtu (2/1) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Ironisnya, temannya pemilik septor tersebut yang bernama Luhut Parhusip, 39, warga Jalan Jati, Kelurahan Pancuran Bambu Sibolga akrab dipanggilnya dengan sebutan Tulang (Paman). Sebutan Tulang bagi suku Batak merupakan panggilan yang dipandang mulia dan terhormat.

Sabtu sore itu, ia atau APCP ini melihat Luhut, temannya pemilik septor tersebut melintas di depan salah satu penginapan di Jalan Horas Sibolga dan memanggilnya. Kemudian meminta pinjam septor temannya tersebut untuk bisa pergi ke rumah Tante nya di Jalan Horas arah laut Sibolga. Alasannya saat itu sebentar, hanya ingin meminjam uang kepada Tante nya.

Pemilik septor lantas memberikan septornya yang harga pasaran sekennya masih terbilang tinggi itu sekalipun keluaran tahun rendah. Septor tersebut tak lain Kawasaki Ninja 2 Tak.

Mungkn karena tidak mendapatkan uang dari Tante nya tersebut, APCP lalu menemui temannya di sebuah warnet di Jalan Rajawali Sibolga bermaksud meminjam uang dari temannya tersebut untuk mengisi minyak septor yang dipinjamnya itu. Karena APCP berencana akan mengembalikannya kepada pemiliknya.

Tapi bukan uang yang didapatkannya dari temannya tersebut, malah APCP mendapatkan masukan negatif. Temannya tersebut melarangnya untuk memulangkan kembali septor tersebut tapi mengajaknya untuk menggadaikannya saja. APCP menerima masukan itu, kemudian keesokan harinya, Minggu (3/1), mereka berangkat ke Kota Padang Sidempuan untuk menggadaikannya.

Septor tersebut berhasil digadaikan mereka sebesar Rp3,2 juta. APCP lantas memberikan upah sebesar Rp200 ribu kepada temannya tersebut. Sisanya kemudian dibelikannya narkoba jenis Sabu-sabu seharga Rp2,8 juta untuk dikonsumsi dan sisa Rp200 ribu lagi dipergunakannya sebagai ongkos kembali ke Sibolga dan untuk makan, minum serta rokok.

Sementata pemilik septor yang merasa septornya tidak kembali, lantas mendatangi Polsek Sibolga Sambas dan membuat laporan pengaduan. Laporan pengaduan itu diperbuat Sabtu (9/1) sekira pukul 11.00 WIB atau seminggu setelah septor nya dipinjamkannya. Ia merasa telah dirugikan sekitar Rp15 juta.

Kapolsek Sibolga Sambas, Iptu Royamber Panjaitan, lalu memerintahkan unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) nya untuk melakukan penyelidikan dan bukti-bukti atas kasus tersebut.

“Pada Rabu (20/1), petugas mendapat info bahwa pelaku berada dirumahnya dan sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku diamankan,” kata Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin dalam keterangannya atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Rabu (27/1).

Dari hasil pemeriksaan, APCP yang ternyata sudah pernah melapas karena kasus Narkotika selama 2 tahun dan sudah memiliki 3 orang anak dengan status cerai ini, mengakui perbuatannya yang telah menggelapkan 1 unit septor Kawasaki hitam BK 4181 XR dengan nomor rangka (Norang) MH4KRI150C4KP12876 dan Nomor mesin (Nosin) KR150CEP35725 milik Luhut Parhusip tersebut.

“Dia (APCP) kini telah ditahan dan dipersangkakan melanggar pasal 372 atau pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun,” Tukas Sormin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages