Polres Sibolga Gelar Rapat Analisa Potensi Kerawanan Pilkada - Layar News

Polres Sibolga Gelar Rapat Analisa Potensi Kerawanan Pilkada

Share This


 

Sibolga– Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, mempimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Mantap Praja Toba 2020 persiapan pengamanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga di ruang PDDO Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Senin (30/11).

Rapat tersebut diikuti Wakapolres, Kompol R Sihombing, serta para pejabat utama (PJU) Polres Sibolga antara lain, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops), Kompol Jono Sirait, Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren), Kompol K Nababan, Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda), Kompol Chobli, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim), AKP D Harahap, Kasat Sabhara, Iptu Suparjo, Kasat Intelkam, AKP Agus Adhitama, dan Kasat Narkoba, AKP Sugiono.

Kemudian Kasat Binmas, Iptu Daniel, Kasat Lantas, AKP Suprihanto, serta Kapolsek Sibolga Selatan, Iptu Bremer Hulu, Kapolsek Sibolga Sambas Iptu Royamber Panjaitan, Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Kasi Was, Ipda Syahruddin, Kasi Propam, Aipda Sutan J Siregar.

Rapat tersebut membahas terkait tahapan-tahapan Pemilu, indeks potensi kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), memastikan pendistribusian logistik pada Pilkada 2020 aman dan lancar. Kemudian antisipasi radikalisme, black campaign, money politic, serta isu sara di Kota Sibolga. Selanjutnya, persiapan Pemilu dengan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai dengan ketentuan, pemetaan kerawanan bencana alam pada masa Pemilu, pendataan peralatan,kKenderaan dinas (Randis), serta perlengkapan terkait sarana dan prasarana dalam PAM Pemilu.

Selain itu, pembagian perwira pengendali (Padal), perwira menengah pengawas (Pamenwas) serta personil pelaksanaan PAM Pemilu. Serta penerapan pola pengamanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada, dengan estimasi waktu, jarak dan kuat personil yang dibutuhkan dan rayonisasi serta hubungan tata cara kerja (HTCK).

Kapolres Triyadi dalam arahannya berharap kepada seluruh PJU dan Kapolsek Polres Sibolga supaya jangan under estimed (Dibawah perkiraan) dalam melaksanakan Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di wilayah hukum Polres Sibolga. Tapi dapat menerapkan pola Sense of Crisis, yaitu meningkatkan kepekaan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan yang telah direncanakan sebaik mungkin dalam menghadapi Pengamanan Pemilu di wilayah Kota Sibolga.

“Lakukan secara tangkas, tepat sasaran dan tidak bertele-tele pada sebuah keputusan yang dilandaskan prinsip kemanusiaan dan saling menghargai,” tegasnya.

Triyadi pun mengharapkan kepada seluruh PJU dan Kapolsek Polres Polres Sibolga yang ikut dalam rapat Anev Operasi Mantap Praja Toba 2020 agar memberikan perhatian lebih dan menyampaikan segala hambatan dalam rapat agar bisa dipecahkan dan ditemukan solusi dan langkah antisipasinya bersama-sama.

“Oleh karena itu nantinya, perkuat komunikasi, koordinasi, agar dapat kita kolaborasi dalam pelaksanaan tugas. Segera laporkan Kapolres, Wakapolres, apabila rekan-rekan menemukan permasalahan di lapangan. Yang lebih penting lagi, tetap bersikap netral. Netralitas Harga Mati dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Jaga keamanan saat pesta demokrasi berlangsung,” tandas Triyadi. (ril)

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages