Tambang Emas Martabe Bangun Fasilitas Air Bersih - Layar News

Tambang Emas Martabe Bangun Fasilitas Air Bersih

Share This


Tapanuli Selatan  – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), membangun sarana air bersih dan sanitasi di Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru. Proyek senilai Rp272 juta tersebut telah diserahterimakan kepada Pemerintah dan masyarakat Desa Batuhoring pada 25 Oktober 2020 lalu.


Senior Manager Community Relations PTAR, Pramana Triwahjudi menyatakan, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR 2020. Melalui diskusi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Horing, Dusun 1 menjadi target program karena memiliki jumlah penduduk terbanyak.


“Selain itu, di Dusun 1 ini ada sumber air bersih yang dapat diambil dan dialirkan secara gravitasi bagi seluruh masyarakat desa,” kata Pramana, Kamis (5/11).


Pramana menjelaskan, sarana yang dibangun oleh PTAR, adalah bangunan bak penangkap air (intake), instalasi pipa High Density Poly Ethylene (HDPE) sepanjang 1.520 meter, dan 5 tungku air dengan masing-masing 2 kran air. Seluruh pengerjaan bangunan intake dan 5 unit tungku air dilakukan oleh masyarakat Desa Batu Horing. Sementara instalasi pipa HDPE dikerjakan oleh Kontraktor CV Erwina Kharisma, kontraktor spesialisasi perpipaan air dari Medan.


“Total bantuan yang diberikan adalah senilai Rp272.624.200,” ucap Pramana.


Program pembangunan sarana air bersih dan sanitasi itu dimulai awal Maret 2020 dengan pembangunan intake dan pemesanan material pipa HDPE dari Medan. Namun, di tengah pengerjaan, program tersebut terpaksa dihentikan sementara karena Pandemi Virus COVID-19 menyebar dengan cepat ke berbagai daerah di Indonesia. Hal itu mengacu kepada kebijakan PTAR terkait Protokol Kesehatan (Prokes) selama Pandemi.


“Pada pertengahan Agustus 2020, proyek itu dilanjutkan kembali dengan penerapan Prokes ketat bagi para pekerja yang diawasi langsung oleh pihak PTAR. Dan pada 25 Oktober 2020, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi itu selesai dan diserahterimakan kepada masyarakat Desa Batu Horing,” tukas Pramana.



Anak-anak warga Desa Batu Horing bersuka cita atas dibangunnya sarana air bersih di desa mereka. (SeputarTapanuli/Dok Humas PTAR)

Batu Horing adalah salah satu desa di Kecamatan Batangtoru yang tidak masuk ke dalam Desa Terdampak Langsung (Direct Affected Villages/DAV) dari Tambang Emas Martabe. Akan tetapi, ke-6 dusun di desa Batu Horing sangat membutuhkan akses kepada fasilitas air bersih. Selama ini masyarakat desa itu memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan air bersih dan keperluan sehari-hari lainnya.


Kepala Desa (Kades) Batu Horing, Derikson Tua Pandiangan pun, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PTAR atas bantuan pembangunan sarana air bersih tersebut.


“Bangunan tersebut akan sangat bermanfaat sekali bagi warga desa ini,” tutur Derikson.


Menurut Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, proyek pembangunan sarana air bersih dan sanitasi di Desa Batu Horing merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat PTAR untuk menciptakan kondisi kemajuan ekonomi dan sosial dengan melibatkan partisipasi dan inisiatif aktif masyarakat, khususnya yang dilaksanakan di dekat wilayah operasi penambangan maupun di daerah pedesaan atau terpencil dengan akses layanan publik terbatas.


“Perusahaan melaksanakan program pengembangan masyarakat secara luas, yang mencakup desa-desa terdekat (Ring 1), wilayah sekitar lainnya termasuk Muara Batangtoru dan Tapsel (Ring 2), serta daerah lain di tingkat Nasional (Ring 3). Namun, dukungan Perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat tetap fokus pada 15 Desa Terdampak Langsung, yakni desa-desa di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru,” tukas Katarina. (ril)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages