Lurah Pancuran Gerobak Himbau Pedagang Pasar Pagi Tidak Buang Sampah Sembarangan - Layar News

Lurah Pancuran Gerobak Himbau Pedagang Pasar Pagi Tidak Buang Sampah Sembarangan

Share This




SIBOLGA – Lurah Pancuran Gerobak himbau para pedagang agar tidak membuang sampah ke dalam parit, terutama para pedagang pagi yang membawa sayur mayur yang berada di luar Pasar Nauli yang sebagian memasarkan dagangannya di atas parit.

Pedagang seakan tidak peduli bahwa sampah tersebut akan menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu pemandangan bagi warga di sekitar, akibat sampah yang di buang ke dalam parit, menyebabkan banjir karena tersumbat, kata Ismail Ndraha, Lurah Pancuran Gerobak, Kamis  (23/01/2020).

Ismail mengakui bahwa pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak pengelola Pasar Nauli, Dishub dan Camat Sibolga Kota menyangkut hal ini, namun belum menemui titik temu.

Dikatakan Ismail, bahwa Pasar Nauli merupakan wilayah kerjanya, sebaiknya para pedagang mematuhi aturan tidak membuang sampah sembarangan terutama bagi mereka yang berjualan di luar area Pasar Nauli.

Kendati pemerintah telah menyediakan bak sampah dan tempat pembuangan sementara, namun banyak pedagang masih mengabaikan serta seenaknya saja membuang sampah di kawasan Pasar Nauli Sibolga.Itu dibuktikan dengan berserakannya sampah di area Pasar Nauli Sibolga yang terletak di Kecamatan Sibolga Kota, Kelurahan Pancuran Gerobak.

Ismail mengatakan, pagi tadi kita sudah melakukan supei langsung Kepasar Pagi Sibolga Nauli bersama dengan Dinas Instansi lain seperti Pemadam Kebakaran, Satpol PP Kota Sibolga, Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Stap Kelurahan Pancuran Gerobak  dan LPM Pancuran Gerobak.

“ kita juga sudah sampaikan kepada para pedagang agar mengingat batas waktu berjualan untuk pedagang pasar pagi dan juga  agar  ketika membongkar sayur mayur barang dagangan, mereka tidak lagi diluar Pasar Nauli dan tidak mengganggu lalulintas dijalan Patuan Anggi.

Ismaial  mengakui bahwa kelurahan tidak ada mengelola anggaran pengorekan maupun pemungutan sampah, namun alangkah lebih baiknya masalah itu di berikan kewenangan pada kelurahan, diberikan alokasi anggaran melalui kecamatan sehingga masalah parit yang tersumbat cepat teratasi.

Selain itu, Ismail juga menyayangkan kesadaran para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya masih kurang,padahal tempat-tempat sampah sudah di sediakan oleh pemerintah.

“ kepada para pedagang agar sama- sama menjaga kebersihan dan membuang sampah di tempat yang sudah di sediakan,” tuturnya.(ril)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...

Pages