Lompong Sagu, Makanan khas di Sibolga – Tapteng - Layar News

Lompong Sagu, Makanan khas di Sibolga – Tapteng

Share This

Sibolga - Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, bak’ dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.  Daerah ini hanya terpisah dalam soal administrasi kependudukan, itupun karena adanya peraturan pemerintah soal wilayah pemerintahan saja, tapi ke dua daerah di pesisir Pantai Barat Sumatera Utara ini memiliki kesamaan budaya hingga kuliner,
“Aku tidak akan bercerita soal wilayah, pemerintahan atau kekuasaan, biarlah itu urusan petinggi-petinggi saja dan itu memang urusan mereka,” sebut Haposan Hutagalung (71), warga Medan Marelan, saat ditemui  di Pantai Pandan.
Haposan yang mengaku berasal dari Tarutung menyebutkan, kalau masa kecilnya di habiskan di Kota Sibolga.
“Aku ke Sibolga ini berumur 10 tahun, kira tahun lima puluhanlah, aku dibawa udaku (Adik Ayah) kesini (Sibolga) karena masalah ekonomi orang tuaku. Udaku itu bekerja di pelabuhan lama waktu itu,” ujar Haposan sembari menyebut dirinya menetap di Sibolga hingga tamat SMP.
Sembari memperhatikan deburan ombak Pantai Pandan, haposan mengaku merindukan satu kuliner khas pesisir, yang sejak kecil menjadi santapannya yakni “Lompong Sagu”
“Aku jadi teringat lompong sagu setelah melihat remaja menjajakan makanan di pantai ini. Dari dulu memang sudah ada anak-anak atau remaja yang menjajakan makanan seperti ini,” sebutnya.
Seperti mengingat masa lalunya, Haposan mengatakan, sepulang sekolah dari SD Timbangan (SD Santeong saat ini), dirinya selalu membeli lompong sagu, yang menurut Haposan, lompong sagu merupakan makanan yang sangat lezat.
“Mungkin anda belum pernah merasakan bagaimana lezatnya lompong yang terbuat dari sagu yang di campur dengan pisang, kemudian dibungkus di daun rumbia atau daun pisang, terus di bakar,” tanyanya kepada wartawanI.
Menurut Haposan, saat dibakar saja, makanan tradisional pesisir Sibolga – Tapteng ini sudah menyebar aroma yang menggugah selerah.
“Namun sayang, sekarang makanan ini sangat sulit ditemukan di Sibolga-Tapanuli Tengah, makanan ini sudah tergantikan makanan instan yang modren,” kata Haposan yang menyebut akan mencari lompong sagu sebelum kembali ke Medan
“Kutanya tadi sama orang yang kebetulan berlibur di Pandan ini, katanya masih ada penjual lompong sagu di daerah Ombak Pasar Sorkam, aku mau ke sana, terus pulang ke Medan lewat Barus dan Pakkat,” ucap Haposan.(ril)
dikutif dari RRI 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...

Pages