Ketua Nasdem Tapanuli Tengah, Minta PSU Ulang Dapil 1 - Layar News

Ketua Nasdem Tapanuli Tengah, Minta PSU Ulang Dapil 1

Share This
Ketua Partai NasDem Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani, datangi Kantor Bawaslu Tapanuli -Tengah



Tapteng  - Ketua Partai NasDem Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani, datangi Kantor Bawaslu Tapanuli -Tengah yang berada di Jalan Oswald Siahaan, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (23/04 2019) siang.

Kedatangan Bakhtiar ke kantor Bawaslu Tapteng ini turut didampingi beberapa Ketua Partai, antara lain Hanura, PAN, PPP, PBB dan PKB. kedatangan kali ini dikabarkan untuk memberi bukti tambahan laporan kecurangan Pemilu pada 17 April bebera hari yang lalu.

"Ada beberapa kecurangan yang sudah kita laporkan, semua dilengkapi dengan bukti yang ada," ujar Ketua Nasdem Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Bakhtiar juga menyebutkan, kecurangan yang dilaporkan pihaknya itu terjadi pada daerah pemilihan l Tapteng yang meliputi, Kecamatan Tukka, Sarudik dan Pandan. Hal ini diketahui setelah ada beberapa laporan yang diterima dari masyarakat.

"Ada masyarakat posisinya di laut, tapi bisa mencoblos. Masyarakat yang sudah meninggal juga ada yang mencoblos. Semua ini dibuktikan pada formulir C7," sebutnya.

Melihat kondisi itu, dirinya dan beberapa Ketua Partai yang hadir berharap agar Bawaslu Tapteng segera memproses laporan dan bukti yang sudah mereka serahkan.

"Kita percayakan Bawaslu. Semua bukti sudah kita kumpulkan dan kita serahkan ke Bawaslu. Dari sekian banyak bukti yang kita serahkan, biarlah Bawaslu yang memilih mana bukti yang akan diproses," ungkapnya.

Bakhtiar juga berharap, Bawaslu dapat melakukan PSU untuk dapil 1 dibeberapa TPS, yang terdiri dari 3 Kecamatan ini.

"Saya berharap di kecamatan Pandan, Sarudik, dan Tukka dapat dilakukan PSU, biar kelihatan Partai siapakah yang curang " tuturnya.

Terpisah, salah satu anggota Komisioner Bawaslu Tapteng, Sapran Matondang saat ditemui mengaku telah menerima laporan Ketua Partai NasDem Tapteng tersebut. Untuk memproses laporan itu, pihaknya segera mempelajari bukti-bukti yang ada.

"Iya benar, dan secepatnya akan kita proses dan mempelajari semua bukti yang telah diterima," jelasnya.

Dirinya juga tidak menampik PSU akan terjadi di 3 kecamatan untuk dapil 1.

"Semua tergantung KPU yah, kalau bukti sudah lengkap, biarlah KPU yang mempelajari bukti kecurangan itu, dan selanjutnya layak atau tidak untuk dilakukan PSU," katanya. ( ril/st)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Loading...

Pages