WALI KOTA TINDAK TEGAS JUDI ONLINE DAN PROSTITUSI DI KOTA SIBOLGA - Layar News

WALI KOTA TINDAK TEGAS JUDI ONLINE DAN PROSTITUSI DI KOTA SIBOLGA

Share This




Wali Kota Sibolga saat bersama Para Pimpinan OPD dan Mantan Anggota Dewan Kota Sibolga 



Sibolga -  Walikota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk  mengatakan akan menindaktegas segala bentuk perjudian dan prostitusi di Kota Sibolga. Apalagi lanjut Syarfi belakangan ini di Kota Sibolga dirinya kerap mendapat laporan bahwa di Sibolga ada sejumlah tempat yang dijadikan tempat nongkrong penjaja seks komersial dan arena judi berkedok game-game online.

Penegasan itu disampaikan M Syarfi saat membuka Mushabaqah Tilawatil Al Qur'an (MTQ) ke-9 tingkat Kecamatan Sibolga Sambas kemarin malam, Senin (4/3) di Jl R Suprapto, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kota Sibolga.

Syarfi mengatakan dirinya telah mengajukan 13 Peraturan Daerah (Perda) ke lembaga legislatif yang salah satu diantaranya mengatur larangan praktik-praktik judi online dan prostitusi. Kehadiran Perda ini nantinya lanjut Syarfi menjadi payung hukum bagi diri dan pemerintahannya untuk menindaktegas setiap perilakuku amoral masyarakat.

"Saya banyak menerima laporan dan masukan terutama dari tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat bahwa di Kota Sibolga saat ini marak judi-judi online berkedok permainan ketangkasan. Saya sampaikan disini, akan kita tutup," ungkap Syarfi yang disambut tepuk tangan warga yang hadir.

"Saya tidak peduli siapa dekingmu, kekuatan dibelakanganmu, saya tidak takut. pokoknya kita akan tutup," tegas Syarfi Hutauruk.

"Oleh karena itu, jika Perda terkait hal ini telah disahkan oleh DPRD Kota Sibolga nantinya, Kami butuh dukungan masyarakat, Kami perlu semangat agar Perda ini bisa ditegakkan," harapnya.

"Jangan gara-gara maksiat yang dilakukan segelintir orang, negeri ini ditimpa bencana," Kata Syarfi menambahkan.

Selain praktik judi online dan prostitusi, Syarfi juga akan menertibkan ratusan warung internet (warnet) yang ada di Kota Sibolga. Pasalnya, kehadiran warnet tidak lagi sejalan dengan semangat pemerintah Kota Sibolga dalam membina masyarakat. 

Syarfi menceritakan, ratusan warnet yang beroperasi di Sibolga hanya sebagian kecil yang memiliki izin, sisanya ilegal atau tanpa izin. Jam operasionalnya pun tanpa batas, akibatnya dirinya kerap menangkap para pelajar bermain warnet di jam-jam belajar bahkan pada dini hari pagi.

"Ini juga sangat memprihatinkan. Saya mohon kepada orangtua awasi anak-anaknya dengan baik. kontrol aktivitasnya diluar rumah," pungkasnya.(ril)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages