KAPOLRI SEBUT ISTRI TERDUGA TERORIS CUKUP RADIKAL DAN KERAS - Layar News

KAPOLRI SEBUT ISTRI TERDUGA TERORIS CUKUP RADIKAL DAN KERAS

Share This



Sibolga -  Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan bahwa pada Selasa (12/3) tim dari Densus 88 berangkat ke Sibolga untuk melakukan pengembangan dari penangkapan tersangka teroris di Lampung.

Dari interview terhadap tersangka diketahui bahwa dirinya memiliki kawan di Sibolga sehingga tim langsung berangkat menuju Sibolga. Di Sibolga, Densus 88 berhasil menangkap tersangka lainnya atas nama Husein alias Abu Hamzah alias Uppang warga Jalan Cenderawasih Gg Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga kisaran pukul 14.15 WIB.

Abu Hamzah alias Husein alias Uppang ini tidak ditangkap dikediamannya akan tetapi disalah satu tempat disekitar Sibolga dan Tapanuli Tengah. Dari pengembangan terhadap tersangka ini, diketahui bahwa Abu H amzah alias Husein alias Uppang ini memiliki dua orang kawan di Sibolga, Densus pun langsung melakukan penangkapan.

"Jadi sudah ada tiga yang tertangkap," kata Kapolri.

Kapolri juga menerangkan bahwa hingga malam dini hari ini istri dari Abu Hamzah alias Husein alias Uppang belum bersedia menyerahkan diri. Sebelumnya, saat penggerebekan siang tadi kisaran pukul 15.15 WIB istri dari Abu Hamzah ini berusaha melawan petugas. Istri terduga teroris ini melemparkan benda diduga bom dan meledak mengenai petugas serta satu orang warga yang merupakan paman dari terduga teroris bernama Nain.

Berdasarkan keterangan Abu Hamzah alias Husein alias Uppang, dirumahnya masih ada bom sehingga membuat petugas berhati-hati dalam mengambil tindakan. Pasalnya, istri terduga teroris Abu Hamzah ini berdasarkan keterangannya adalah sosok yang keras dan cukup radikal.

Dirumah terduga teroris ini selain istri Abu Hamzah juga ada anaknya yang berusia 10 tahun. Hingga malam ini, polisi pun masih melakukan upaya agar Istri pelaku yang oleh warga sekitar menyebutnya Umak Abu ini mau menyerahkan diri.

Kapolri juga menerangkan bahwa Abu Hamzah alias Husein aliah Uppang ini masuk kelompok teroris Lampung dan merupakan jaringan JAD yang berafiliasi dengan ISIS. 

"Jadi kena faham-faham ISIS ini. Dan ini sudah dijejaki oleh tim Densus 88. Makanya penangkapannya duluan di Lampung,baru pengembangannya ke Sibolga," jelas Tito.

"Mereka tidak ada hubungannya dengan pemilu, tidak ada hubungannya dengan pesta demokrasi yang akan datang. Mereka pemilu ngggak ada pemilu jalan terus sesuai dengan idiologi mereka ini. Tugas kita bekerja menangani dan juga menetralisir pemikiran mereka yang keras dan radikal," ungkap Tito Karnavian menjelaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages