SIBOLGA DITERJANG "TSUNAMI HOAKS" RIBUAN WARGA PANIK DAN MENGUNGSI - Layar News
 border=  border=

SIBOLGA DITERJANG "TSUNAMI HOAKS" RIBUAN WARGA PANIK DAN MENGUNGSI

Share This


Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk didampingi Kapolres  Sibolga Edwin H. Harianja S.I.K usai meninjau lokasi warga yang berhamburan akibat isu Hoax tentang sunami
Sibolga| Ribuan warga Kota Sibolga panik dan meninggalkan rumah masing-masing pasca merebak informasi bahwa air laut di Sibolga mendadak surut. Kondisi ini diperparah lagi dengan informasi bahwa Sibolga akan diterjang Tsunami. Informasi ini tersebar luas di media sosial seperti Facebook, Twitter dan WhatsApp pada Kamis (10/1) dini hari kisaran pukul 02.30 Wib.

Akibat informasi ini, disejumlah ruas jalan terlihat warga berbondong-bondong meninggalkan rumahnya untuk mengungsi ketempat yang lebih aman. Kendaraan  bermotor baik roda dua maupun roda empat berseliweran di jalan raya, khususnya lintas Sibolga Pandan, dan seputaran kota Sibolga. 

Namun, sebagian besar warga memilih berjalan kaki menuju dataran tinggi terdekat seperti bukit Parombunan di Kecamatan Sibolga Selatan, Tangga Seratus di Kecamatan Sibolga Kota dan Tor Simarimbing di Kecamatan Sibolga Utara. Bahkan ada warga yang membawa serta perlengkapan memasak untuk menyelamatkan diri.

"Air laut Surut, Pak, mau Tsunami kabarnya" ujar salah satu warga yang eggan namanya disebutkan.

Dilain tempat, tepatnya di Jalan Sisingamangaraja, depan terminal Sibolga, Sebagian kecil warga yang rata rata berusia 25 hingga 30-an tahun  memilih untuk berjaga-jaga didepan rumahnya. Tidak ikut mencari perlindungan seperti ribuan warga lainnya. Mereka tetap berkelompok dan bercerita tengang rumor yang sedang terjadi yaitu Tsunami.

Kepanikan juga dialami ibu Boru Hutabarat. Bersama suami dan anak bayinya yang masih berumur 3 bulan, ditengah malam yang dingin keluarga ini memilih mengungsi ketempat saudaranya di Aek Parombunan yang merupakan dataran tinggi dan jauh dari pinggir laut.

Pemerintah Kota Sibolga sendiri turun langsung melihat kondisi warga yang panik akibat informasi yang simpangsiur tentang Tsunami. Walikota Sibolga Drs. HM.Syarfi Hutauruk bersama dengan Kapolres Sibolga, AKBP. Edwin H Harianja terlihat turun langsung memantau kondisi warga dan meninjau sejumlah lokasi di Kota Sibolga.

Lokasi pertama yang didatangi petinggi kota Sibolga ini adalah pantai Hotel Wisata Indah Sibolga untuk memastikan informasi yang beredar bahwa air laut surut tidak seperti biasanya di Kota Sibolga. Ditempat ini tidak ditemukan kondisi air luat surut seperti informasi yang beredar. Kondisi air laut tenang dan tidak terlihat air surut layaknya tanda tanda akan datangnya Tsunami.

"Air memang surut, tapi seperti yang kawan kawan media saksikan, air surut ini biasa saja" terang Syarfi Hutauruk.

"Biasanya, lanjut Syarfi. Air surut pertanda Tsunami itu surut dengan tiba-tiba dan sangat cepat. Tapi inikan tidak. Kita sudah berapa lama disini, airnya begitu begitu saja" jelas orang nomor satu di Sibolga ini.

M.Syarfi Hutauruk dan Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Harianja ini pun memutuskan mendatangi warga untuk menyampaikan langsung jika informasi yang mengatakan Sibolga akan terkena Tsunami adalah hoaks dan tidak benar.

Dengan mengendarai sepeda motor, Walikota Sibolga dan Kapolres Sibolga berkeliling mendatangi kerumunan warga dan meminta mereka untuk kembali kerumah masing-masing. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Kapolres Sibolga untuk menghimbau agar warga segera kembali kerumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong karena khawatir akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti pencurian dan kemalingan.

Walikota Sibolga, Drs HM Syarfi Hutauruk, MM disela-sela kegiatan memantau warganya yang panik akibat issu Tsunami kepada awak media menegaskan bahwa informasi tentang Kota Sibolga akan diterjang Tsunami adalah tidak benar dan Hoaks. Air laut yang dikabarkan surut mendadak juga merupakan berita bohong. Untuk itu warga diminta tetap tenang dan kembali ke rumahnya masing-masing.

"Saya dan Kapolres sudah turun langsung mencek lokasi dan keadaan maka dapat disimpulkan informasi itu bohong. Itu hoaks" tegas politisi senayan ini.

"BMKG Pusat juga sudah kita hubungi. dan semuanya mengatakan tidak ada Tsunami di Sibolga" tambahnya.

"kawan-kawan media, mohon sebar luaskan ini agar rakyat tenang. dan bisa kembali kerumah masing-masing" pintanya.

Amatan sisikota.com warga secara berangsur-angsur kembali kerumahnya masing-masing. Tidak ada kerugian akibat kepanikan ini (ril)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages